Minggu, 23 Mei 2010
MASALAH UN
Dalam kasus Ujian Nasional beberapa bulan yang lalu masih banyak anak yang tidak lulus Ujian Nasional,hal ini dikarenakan anak tersebut tidak mampu mencapai standart kelulusan yakni 5,50. menurut pemarintah, Peningkatan standarisasi kelulusan tujuannya adalah menaikkan kualitas pendidikan agar bangsa kita tidak menjadi bangsa kuli”. Ini adalah kebijakan yang absurd dan tidak masuk akal karena ada kebijakan tentang standarisasi dan kualitas pendidikan tetapi upaya untuk menaikkan kualitas pendidikan/variabel-variabel pendukungnya justru tidak terjadi seperti; mana mungkin ada kualitas jika fasilitasnya buruk, buku-bukunya mahal, bangunan terancam roboh, dan kesejahteraan gurunya sangat minim. Pemerintah terlalu menargetkan kualitas lebih sedangkan disisi lain semakin menghancurkan sistem pendidikan kita. pemerintah menolak menjadi bangsa Kuli tapi disisi lain pemerintah kita membudak pada kepentingan imperialisme global untuk membayar hutang najis, mencabut subsidi pendidikan, menaikkan BBM yang membuat situasi ekonomi Rakyat semakin sulit.
MASALAH PENDIDIKAN
Masalah pendidikan adalah hal yang sangat urgen dalam pembangunan nasional karena hal tersebut menyangkut -human capital- faktor penting yang mendorong perkembangan tenaga-tenaga produktif berdasarkan laporan UNDP dalam mengumumankan Annual Human Development Report [HDR] tanggal 7 September 2005 menyebutkan bahwa indonesia termasuk dalam kategori 50 negara yang tingkat Human Development Index terendah seiring dengan semakin massif keterlibatan IMFdan WTO di negeri tersebut. Ini adalah merupakan problem pokok yang harus di tuntaskan oleh rakyat indonesia untuk mengejar ketertinggalannya dengan negara lain, salah satu jalannya dengan meningkatkan kualitas pendidikan kita. Oleh karena itu, pemerimtah harus menempatkan prioritas pendidikan sebagai sektor yang harus di dahulukan, di utamakan di banding dengan sektor-sektor lain, maka perlunya dibuat kebijakan-kebijakan;
• pertama perlu adanya penambahan anggaran untuk pendidikan harus melampaui 10 % dari anggaran belanja Negara, dibandingkan dengan porsi/porsi yang TIDAK penting seperti pembayaran utang luar negeri dan surat obligasi perbankan angka untuk pendidikan sangat kecil
• kedua penyediaan fasilitas pendidikan harus lebih ditingkatkan; mulai bangunan sekolah hingga buku-buku pelajaran .
• Ketiga perlu dikuranginya peran swasta dalam dunia pendidikan-untuk akumulasi modal- membuat pendidikan semakin menurun daya tampungnya dan putus sekolah semakin meningkat.
• pertama perlu adanya penambahan anggaran untuk pendidikan harus melampaui 10 % dari anggaran belanja Negara, dibandingkan dengan porsi/porsi yang TIDAK penting seperti pembayaran utang luar negeri dan surat obligasi perbankan angka untuk pendidikan sangat kecil
• kedua penyediaan fasilitas pendidikan harus lebih ditingkatkan; mulai bangunan sekolah hingga buku-buku pelajaran .
• Ketiga perlu dikuranginya peran swasta dalam dunia pendidikan-untuk akumulasi modal- membuat pendidikan semakin menurun daya tampungnya dan putus sekolah semakin meningkat.
Sabtu, 22 Mei 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

